Tes CPNS di OKU Terkendala Peralatan

0

BATURAJA (fokus-sumsel.com) — Pelaksanaan Tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) terkendala peralatan, hal ini diungkapkan oleh Bupati OKU Drs H Kuryana Aziz saat dibincangi usai menghadiri kegiatan sosialisasi kerukunan antar umat beragama, di gedung SKB Baturaja, Selasa (16/10).

“Ya saat ini ketua Panitia Seleksi yakni Sekda OKU dan Kepala BKSDM OKU sedang ke Jakarta untuk mengikuti undangan rapat mengenai hal ini,” kata Kuryana.

Disebutkan Kuryana, dari 514 Kabupaten/Kota se indonesia, ada sekitar 81 Kab/Kota termasuk OKU yang belum siap melaksankan Tes CPNS di kabupaten masing-masing.

Dituturkan Kuryana, dulu waktu awal pengumuman test CPNS akan terpusat di provinsi yakni di Palembang. Tapi setelah berjalan ada penerimaan dan penutupan kamarin, berubah dilaksanakan di kabupaten masing-masing. Belum siapnya OKU karena masih terkendala perangkat dan peralatan Tes. “Karena sekarang ini testnya sistem CAT menggunakan alat komputer, ini yang menjadi kendala kita,” tuturnya.

Sementara lanjutnya jumlah peserta kita yang mendaftar sudah mencapai tiga ribu lebih karena waktu pendaftaran diperpanjang, akhirnya membludak mungkin saat ini sudah mencapai empat ribuan lebih.

“Kalau tempat oke kita ada, tapi peralatannya itu, karena alatnya itu akan dipasang bukan hanya ditarok di atas meja lalu digunakan. Tapi akan diconnectkan dengan jaringan di pusat. Nah ini yang kita belum siap, sementara kita sudah terlanjur mengumumkan menerima CPNS,” ujarnya.

Untuk itu 81 kabupaten Kota/ termasuk OKU yang diwakili oleh Sekda OKU dan kepala BKSDM OKU dipanggil ke Jakarta untuk merapatkan hal ini. “Tidak tahu hasilnya apa nanti, karena kamarin dan hari ini masih dirapatkan di Jakarta, apakah jadi atau tidak OKU menerima pegawai,” ujarnya.

Menurutnya, untuk masalah tempat tes, Pemkab OKU bisa meminjam sekolah yang ada di OKU, namun tidak mungkin hanya satu sekolah sudah pasti banyak sekolah yang akan digunakan.

“Inilah keselitan kita, yang jelas memasang jaringan dan alat, kita belum punya sebanyak itu, paling tidak kita harus menyiapkan 300 unit komputer,” tegasnya.

Disinggung apakah karena hal ini, penerimaan CPNS OKU terancam batal, Kuryana membantah hal tersebut.

Menurutnya hal ini pasti ada solusinya. Apakah nanti akan dilaksanakan di Palembang atau alatnya kita pinjam diboyong kesini. “Yang jelas kita masih menunggu hasil rapat, untuk lebih jelasnya nanti tanyakan sama pak sekda dan kepala BKSDM yang lagi rapat di Jakarta mungkin sore ini pulang,” tandasnya.

Sementara itu, Sekda OKU Dr Drs H Achmad Tarmizi yang juga merupakan Ketua Penerimaan CPNS saat dikonfirmasi via pesan WA nya, Selasa sore membenarkan jika dirinya sedang rapat di Jakarta. “Untuk hasilnya nanti, masih rapat,” singkatnya. (ags)