Tiga Sekawan Kurir Sabu dan Ineks 49 Kg Terancam Hukuman Mati

0
Majelis hakim saat mendengarkan tuntutan JPU dalam sidang di PN Palembang.

PALEMBANG – Lantaran kedapatan menjadi kurir narkotika jenis sabu-sabu dan pil ektasi seberat 49 kilogram, membuat dua terdakwa yakni Juni Muldianto, Riyanto dan Juanda terancam dipenjara dalam waktu yang lama. Bahkan bisa dijerat dengan hukuman mati.

Pasalnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Imam Murtadlo SH, menjerat terdakwa dengan pasal berlapis yakni 112 ayat 2 dan 114 ayat 2 Undang- undang Nomor 35 tahun 2019 tentang narkotika.

Saat membacakan dakwaan JPU Imam menjelaskan, bermula pada Rabu, 11 Desember 2019 di Jalan Betung-Sekayu Desa Betung Kecamatan Betung Kabupaten Banyuasin terdakwa Juni dan Riyanto menghubungi Acok, dan menjelaskan bahwa paket 29 kilogram sabu adalah untuk orang Sekayu dan sisanya untuk orang lain. Kemudian dijelaskan para terdakwa bergerak Sekayu.

Selanjutnya pada saat sampai di Jalan Palembang-Sekayu, di pinggir jalan mobil yang dikendarai terdakwa diberhentikan oleh beberapa orang berpakaian sipil yang mengaku dari BNNP Sumsel dan melakukan penangkapan terhadap terdakwa Juni dan Riyanto.

Kemudian petugas BNNP melakukan pemeriksaan terhadap mobil Avanza warna Putih dengan Nomor Polisi BM 1671 BE, dan ditemukan barang bawaan kedua terdakwa berupa 37 bungkus narkotika jenis ekstasi dan 36 narkotika jenis Sabu dalam mobil Avanza warna putih nopol BM 1671 BE.

Selanjutnya, kedua terdakwa diamankan oleh Petugas BNNP Sumsel dengan barang bukti narkotika jenis Sabu dan ektasi kurang lebih hampir 49 kilogram.

Usai mendengarkan dakwaan JPU, keterangan saksi dan keterangan terdakwa, majelis hakim yang diketuai Abu Hanifah menunda jalannya persidangan hingga dua pekan dengan agenda mendengarkan tuntuntan dari JPU. “Sidang ditutup dan dilanjutkan pada 13 Mei mendatang dengan agenda tuntutan,”tukasnya. (yns)