Tiga Tahun Buron, Pengedar Narkoba Diciduk Polisi

0
Kejari Baturaja, Bayu Pramesti
Kejari Baturaja, Bayu Pramesti

BATURAJA (fokus-sumsel.com) — Buronan Kejaksaan Negeri Baturaja atas Kasasi kasus Narkoba dengan tersangkanya Heryanti alias Yanti mantan istri Kepala Desa Merbau Kecamatan Lubuk Batang Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) akhirnya berhasil ditangkap setelah 3 tahun berhasil mengelabui petugas eksekusi Kejaksaan Negeri Baturaja.

Yanti ditangkap Saat Narkoba Polres OKU di kediamannya di Desa Merbau Kecamatan Lubuk Batang dengan kasus yang sama.

Kepala Kejaksaan Negeri Baturaja Bayu Pramesti saat dikonfirmasi Rabu (12/9) membenarkan jika buronan pihaknya telah ditangkap.

“Memang benar Yanti sekarang sudah di Rutan Baturaja, tinggal menunggu eksekusi saja. Tapi sekarang kita belum bisa mengajukan eksekusi terhadap Yanti, karena Yanti ditangkap dengan kasus yang berbeda walau tetap gara-gara narkoba,” kata Bayu.

Dijelaskan Bayu, karena yang bersangkutan saat ini masih dalam penyidikan pihak kepolisian eksekusi tidak dilaksanakan mengingat jika kita eksekusi akan mempersulit polisi untuk melakukan penyelidikan.

“Ya kalau kita eksekusi sekarang berarti ada 2 lembaga yang memegang berkas perkara yang bersangkutan, kalau polisi ingin melakukan penyidikan harus izin kita dan prosesnya panjang,” kata Bayu.

Yang jelas Bayu menambahkan jika Kejaksaan akan melakukan eksekusi berbarengan dengan putusan pengadilan. “Kalau pengadilan sudah memutuskan kita lakukan eksekusi jadi yang bersangkutan akan menjalani masa tahanan double. Yang pertama hukuman kasusnya sekarang dengan kasusnya yang lalu,” pungkas Kajari.

Sementara itu, Kapolres OKU AKBP NK Widayana Sulandari melalui Kasat Narkoba AKP Widhi Andika Darma SIk saat dihubungi wartawan melalui pesan singkat membenarkan jika pihaknya telah menangkap Yanti lantaran terlibat kasus narkoba. “Iya memang benar silakan hubungi Kanit 2 Sat Narkoba,” tulisnya.

Untuk diketahui Heryanti tahun 2015 lalu ditangkap Satnarkoba Polres OKU karena kedapatan memiliki narkoba jenis shabu. Namun Pengadilan Negeri Baturaja memvonis bebas Yanti karena tidak terbukti bersalah. Saat itu Kejaksaan Negeri Baturaja yang menuntut Yanti dengan hukuman penjara 4 tahun langsung melakukan proses Kasasi ke Mahkamah Agung.

Setelah melalui proses yang panjang akhirnya Mahkamah Agung memutuskan menerima kasasi Kejaksaan Negeri Baturaja dengan memutuskan Yanti bersalah dan harus menjalani hukuman kurungan selama 4 tahun penjara. Seolah tahu jika dirinya bakalan ditangkap lagi, akhirnya Yanti melarikan diri dan berpindah-pindah tempat. (ags)