Tilap Uang Perusahaan, Soni Dijebloskan Ke Penjara

0

BATURAJA (fokus-sumsel.com) — Soni (35) warga Lahat yang berprofesi sebagai sales di PT Sampoerna Baturaja terancam lima tahun penjara setelah ia diamankan Sat Reskrim Polres OKU lantaran diduga telah menggelapkan uang tagihan perusahaan mencapai Rp1,2 miliar.

Kapolres OKU, AKBP NK Widayana Sulandari didampingi Kasat Reskrim, AKP Alex Andrian SKom saat menggelar ungkap kasus di halaman Mapolres OKU menyebutkan, Soni adalah pelaku tunggal yang ditangkap pihaknya setelah adanya laporan dari perusahaan yang bersangkutan.

Kata Kapolres, Soni melakukan penggelapan uang itu secara bertahap selama kurun waktu dua bulan lebih dengan cara tidak menyetorkan uang hasil tagihan dari toko-toko ke perusahaan.

“Perusahaan melakukan audit dan ternyata ditemukan hal yang tidak sesuai antara barang yang keluar dengan setoran, sehingga mereka melaporkan kasus ini Kepolres OKU dengan barang bukti berupa nota bon dan rekap tagihan,” tuturnya.

Saat ini Polres OKU masih mendalami kasus ini dan pelaku akan dijerat dengan pasal 374 KUHP dengan ancaman 5 tahun penjara.

Sementara Soni mengakui uang hasil tagihan tidak disetorkan dan dipergunakan untuk foya-foya serta untuk meminjamkan ke pemborong dengan perjanjian uang dikembalikan beserta bunganya. Namun, bukan untung yang didapat, Soni malah mengalami kerugian lantaran uang yang dipinjamkam tak kunjung dikembalikan.

“Uangnya saya pinjamkan ke pemborong, tetapi pemborongnya keburu meninggal sebelum dilunasi. Sisanya baru saya gunakan foya-foya dan jalan-jalan ke luar kota,” kata Soni dihadapan petugas.

Untuk mempertanggungkan perbuatanya, saat ini Soni harus mendekam di sel tahanan Polres OKU dan dirinya harus berpisah dengan istri serta satu anaknya yang masih berumur 2 tahun. “Saya menyesal pak, saya khilaf,” kilahnya. (ags)