Warga Desa Pusar Hilang di Hutan Bukit Pelawi

0

BATURAJA (fokus-sumsel.com) – Abdul Hamid, warga Desa Pusar Kecamatan Baturaja Barat Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) dikabarkan hilang di kawasan hutan Bukit Pelawi Desa Pusar sejak Rabu (05/13) siang.

Pria berusia 70 tahun ini hilang setelah melakukan pengukuran tanah perkebunan dengan tim pengukuran PT Semen Baturaja. “Sekitar pukul 10.00 Wib kemarin Hamid dengan H Zaini beserta beberapa orang warga lainnya melakukan pengukuran tanah kebun dengan pihak PT Semen Baturaja, namun usai mengukur korban belum juga kembali ke rumah,” kata Saladin salah seorang warga yang ikut melakukan pencarian terhadap korban.

Dituturkannya, usai mengukur tanah korban bersama temannya H Zaini dan pihak PT Semen beristirahat sejenak di pondok salah satu kebun warga.

Menurut keterangan temannya korban, H Zaini, saat beristirahat korban pamit untuk mencuci tangan di anak sungai di dekat areal perkebunan. Sempat ditunggu namun setelah beberapa lama korban tidak juga muncul.

“Pak Zaini menyuruh dua orang warga lain untuk menyusul namun jejak dan keberadaan korban tidak ditemukan,” tuturnya.

Kemudian H Zaini dan warga melapor ke Kepala Desa Pusar untuk melakukan pencarian. “Sekitar jam 12 H Zaini sempat menelpon korban dan diangkat, kata korban ia tersesat dan berada di dekat tiga pohon durian,” ungkapnya.

Warga Desa Pusar mencari lokasi yang dimaksud korban namun lokasi tersebut tidak ditemukan. “Kita coba telpon lagi namun tidak diangkat bahkan sekarang nomor telponya sudah tidak aktif lagi, mungkin baterai HP korban sudah habis,” ujarnya.

Pantauan dilokasi pencarian, hingga sore ini ratusan warga Desa Pusar dibantu pihak PT Semen, pihak Polsek Baturaja Barat, Bhabinkantibmas dan Babinsa Desa Pusar masih terus melakukan pencarian terhadap korban di kawasan hutan bukit Pelawi Desa Pusar.

Berbagai upaya dan usaha dilakukan warga, selain pencarian dilakukan secara menyebar, warga juga melakukan pembacaan surah yasin di lokasi hingga mendatangkan orang pintar dengan harapan dapat menemukan korban. (ags)