Warung Bakso di Baturaja Ludes Terbakar

0

BATURAJA – Musibah kebakaran hebat terjadi di Kota Baturaja, Kabupaten OKU, tepatnya di warung bakso bernama Temu Roso yang terletak di Jalan Komisaris Hasyim, Kecamatan Baturaja Timur, Rabu (20/01) sekitar pukul 14.30 WIB.

Diduga kebakaran ini disebabkan tabung gas 3 kilogram di warung bakso tersebut meledak. Meskipun tak ada korban jiwa dalam musibah ini, namun pipi kanan Salsa (32) karyawan di warung bakso tersebut mengalami luka bakar akibat terkena percikan ledakan.

Menurut Aris Budiman, rekan kerja Salsa, musibah inu terjadi saat warung bakso di tempatnya bekerja itu sedang ramai pembeli. “Mereka langsung berhamburan belari keluar menyematkan diri,” ungkapnya saat dibincangi di lokasi kejadian.

Saat itu kata dia, Salsa berniat ingin mengganti tabung gas 3 kg yang kosong dengan yang baru, namun tak disangka tabung gasnya meledak sehingga menyebabkan usaha bakso milik Sularjo (51) berikut semua isi ruko hangus terbakar dalam musibah yang terjadi siang bolong itu.

Saat kejadian pemilik ruko bakso yang sedang berada di kediamanya Jalan Yos Sudarso, Lorong Simponi, Kelurahan Kemalaraja, Kecamatan Baturaja Timur, OKU.

Mendapat informasi ruko tempat usaha baksonya terbakar, Sularjo langsung meluncur ke lokasi kejadian.

Aris sendiri bersama karyawan lainnya berusaha memadamkan api namun api terus menjalar ke beberapa tabung gas lainnya dan gerobak bakso serta meja kursi di lantai bawah.

Warga yang mengetahui adanya kebakaran langsung memberi pertolongan untuk memadamkan api dan juga mengontak pihak Dinas Pemadam Kebakaran.

Tidak beberapa lama empat unit mobil Damkar dari Pemkab OKU yang dipimpin oleh Aminilson SSos MM dan satu unit dari PT Semen Baturaja tiba dan langsung bertindak untuk memadamkan api.

Tampak anggota Polri dipimpin Aiptu Panggabean dan Serda Afrizal dari kodim turut membantu petugas Damkar memadamkan api yang terus menjalar ke lantai atas.

Sekitar pukul 15.35 WIB, api dapat dijinakkan setelah petugas Damkar berjibaku memadamkan api. Anggota POLRI dan TNI terus bersiaga dilokasi kebakaran yang terjadi di tempat stretagis dan ramai penduduk itu.

Kebakaran yang terjadi simpang tiga wilayah Kampung Baru itu memang merupakan kawasan yang sibuk dan arus lalu lintasnya padat.

Apalagi warga yang penasaran melihat gumpalan sap hitam di udara itu  ramai-ramai mendatangi  sumber api untuk mengetahui rumah siapa yang terbakar.

Hingga api berhasil dijinakan kondisi terpantau aman dan kondusif. ”Kerugian sementara belum bisa ditaksir,“ kata Kadin Damkar Kabupaten Ogan Komeirng Ulu yang ditemui dilokasi kebararan. (kie)