Kejari OKI Janji Tingkatkan Status Kasus Korupsi

0

# Jika bukti cukup

KAYUAGUNG – Kejari OKI, Hari Bintang Prakoso Sejati berjanji akan meningkatkan status satu kasus Pidana Khusus (Pidsus) yakni korupsi dari penyidikan menjadi penuntutan jika alat buktinya sudah cukup.

“Jika memang alat buktinya cukup dalam artian ada perbuatan yang melanggar hukum sehingga menyebabkan kerugian negara, maka status kasus Pidsus itu akan kita tingkatkan menjadi penuntutan,” ungkapnya belum lama ini.

Dia menjelaskan, ada beberapa surat perintah operasi intelijen yang tengah dikerjakan oleh bawahannya guna mengumpulkan alat bukti terkait kasus korupsi itu sehingga bisa dimajukan ke meja hijau.

Sedangkan untuk bidang pidana umum (Pidum) sejauh ini pada prinsipnya tidak ada kendala untuk diselesaikan dan dituntaskan karena ada kerjasama yang baik diantara penyidik Kejari dan penyidik kepolisian.

“Dengan kerjasama yang baik itu, maka tugas – tugas dapat terselesaikan dengan baik dan tuntas, serta kita selalu mendukung kegiatan yang dilakukan oleh pihak Kepolisian dalam memberantas aksi kejahatan,” tegasnya.

Sementara itu Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari OKI, Adi Bayu Kusuma SH menambahkan, kalau untuk penanganan tindak pidana korupsi pihaknya belum melakukan pendalaman karena dalam menentukan suatu perkara itu merupakan tindakan korupsi atau tidak, perlu pendalaman lagi sambil mengumpulkan alat – alat bukti, bahan keterangan dan dokumen – dokumen yang berkaitan dengan perkara tersebut.

“Jadi dalam hal ini kita juga mau mencegah agar jangan sampai kita melakukan kesalahan, karena kalau sampai terjadi kita bisa dipraperadilan. Nah jangan sampai hal tersebut terjadi, karena itu kita tidak mau gegabah dan terburu-buru meningkatkan status kasus korupsi yang sedang ditangani,” tegasnya.

Oleh sebab itu lanjut dia, pihaknya terus melakukan pendalaman dan mengumpulkan berbagi bukti sehingga nanti saat di meja hijaukan tidak ada celah lagi bagi tersangkanya untuk menuntut penyidik. (feb/gan)