Martapura, 24 November 2025 – Pemerintah Kabupaten OKU Timur menggelar Pelantikan Pengurus Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten OKU Timur Periode 2025–2030 sekaligus Rapat Kerja Dekranasda Tahun 2025, Senin, 24 November 2025 di Aula Bina Praja I Setda OKU Timur.
Kegiatan ini mengusung tema “Sinergi Program Kerja Dekranasda untuk Memajukan Industri Kreatif Lokal dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat.”

Acara dihadiri oleh Bupati OKU Timur sekaligus Pembina Dekranasda Ir. H. Lanosin, M.T., M.M., Pj. Sekda H. Rusman, S.E., S.T., M.M., Ketua Dekranasda Kabupaten OKU Timur dr. Sheila Noberta, Sp.A., M.Kes., para asisten, staf ahli, serta sejumlah kepala OPD.
*Dekranasda sebagai Penjaga Warisan Budaya dan Motor Ekonomi Kreatif*
Dalam sambutannya, Bupati yang akrab disapa Enos ini menegaskan bahwa Kabupaten OKU Timur memiliki warisan kerajinan yang telah dikenal hingga tingkat nasional dan harus terus dijaga agar tidak hilang ditelan zaman.

“Kerajinan kita bukan sekadar karya, tetapi warisan tak benda yang menjadi jati diri daerah. Ini harus dikembangkan dan dipromosikan agar memberikan dampak kesejahteraan bagi masyarakat,” ujar Bupati.
Beliau menyoroti berbagai potensi kerajinan lokal seperti batok kelapa, anyaman, hingga sabut kelapa yang masih dapat dieksplorasi lebih jauh sebagai bahan bakar alternatif jika diteliti dengan baik. Menurutnya, ketersediaan bahan baku melimpah adalah peluang besar untuk meningkatkan ekonomi masyarakat.
“Pelantikan ini bukan sekadar seremoni. Ini adalah komitmen kita untuk menjaga identitas dan memajukan OKU Timur,” tegasnya.
*Ketua Dekranasda: Komitmen untuk Berkarya dan Melindungi Kekayaan Budaya*
Ketua Dekranasda OKU Timur, dr. Sheila Noberta, Sp.A., M.Kes., menyampaikan apresiasi kepada pengurus periode sebelumnya dan mengajak pengurus baru untuk bekerja dengan integritas, keikhlasan, serta semangat kebersamaan.

“Dekranasda bukan hanya wadah kerajinan, tetapi penjaga kebudayaan bangsa dan pendorong utama ekonomi kreatif masyarakat,” ungkapnya.
Sheila juga menyinggung pentingnya perlindungan kekayaan budaya dari klaim negara lain. Ia mencontohkan beberapa karya budaya Indonesia yang pernah diklaim sebagai milik negara lain, seperti batik, reog, hingga tarian tradisional.
“Eksistensi budaya OKU Timur harus terus digaungkan. Kini, kain angkinan sudah menjadi ikon daerah dan tampil di berbagai event nasional seperti Kriya Nusantara,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa beberapa produk lokal sudah mendapatkan pengakuan resmi, seperti Kain Bidak Gala Nampuh yang meraih sertifikat HKI pada 2023 dan empat motif kain angkinan yang juga telah tersertifikasi. Sheila menekankan pentingnya pendaftaran kekayaan intelektual agar kerajinan daerah tidak diambil alih oleh daerah lain.
“Kami mendorong OPD terkait untuk segera melakukan perlindungan hukum atas kerajinan lokal kita. Kita juga harus memberikan ruang belajar agar para pengrajin mampu berinovasi secara modern tanpa meninggalkan identitas budaya,” tuturnya.
*Pelantikan Pengurus Baru dan Rapat Kerja 2025*
Pelantikan pengurus Dekranasda periode 2025–2030 dilakukan berdasarkan SK Dekranasda Provinsi Sumsel Nomor 017/DEKRAN.SS/SK/XI/2025. Prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh Ketua Dekranasda Kabupaten OKU Timur didampingi Bupati dan Pj. Sekda.
Usai pelantikan, kegiatan dilanjutkan dengan Rapat Kerja Dekranasda Tahun 2025 yang dibuka resmi oleh Bupati OKU Timur. Rapat ini menjadi momentum strategis untuk merumuskan program kerja yang sinergis dan berdampak langsung pada pengembangan industri kreatif lokal. (taufik/ADV)
