Wabup OKI Meminta Petugas Beri Rasa Aman Bagi Para Pemudik

0
Wabup OKI, HM Dja'far Shodiq saat memimpin apel gelar pasukan Operasi Ketupat Musi 2022 di halaman Mapolres OKI, Jumat (22/4). Foto: Febri Saleh

**  Sebanyak 250 petugas diterjunkan saat Operasi Ketupat Musi 2022

KAYUAGUNG – Wakil Bupati OKI, HM Dja’far Shodiq mengatakan, perayaan Idul Fitri 1443 Hijriah tahun 2022 berbeda dengan tahun lalu, dimana masyarakat yang berada diperantauan atau sebaliknya diperbolehkan untuk mudik atau pulang kampung untuk merayakan lebaran.

Hal tersebut diungkapkan oleh Wabup saat memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Musi 2022 di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Jumat (22/4/2022).

Dengan adanya pelonggaran atau diperbolehkannya warga untuk mudik lebaran tidak boleh disambut euforia yang berlebihan, artinya harus tetap menjaga protokol kesehatan.

“Tahun ini perayaan Idul Fitri berbeda dengan dua tahun lalu, yakni diperbolehkannya mudik oleh pemerintah dan tidak ada penyekatan-penyekatan. Sehingga disambut euforia masyarakat,” tuturnya singkat.

Wabup mengimbau kepada masyarakat yang akan mudik untuk berhati-hati dijalanan serta memperhatikan keselamatan selama diperjalanan, baik kondisi kendaraan maupun pengendara dan penumpangnya.

Selain itu jika meninggalkan rumah harus dipastikan dalam kondisi maupun keadaan yang aman karena ditinggalkan cukup lama.

“Kepada petugas yang melaksanakan operasi ketupat, bertugaslah dengan humanis, bantu masyarakat yang akan berpergian, serta wujudkan rasa aman bagi masyarakat baik yang hanya sekedar melintas di wilayah Kabupaten OKI maupun yang memang tujuannya di Kabupaten OKI,” katanya.

Lebih lanjut Wabup mengucapkan selamat melaksanakan tugas kepada para petugas yang akan menenempati pos- pos pengamanan yang telah disiapkan selama Operasi Ketupat Musi 2022.

Sementara itu Kapolres OKI, AKBP Diliyanto menambahkan, pihak kepolisian bersinergi dengan jajaran TNI, Pemda  dengan mendirikan sebanyak 4 pos pengamanan dan 1 pos pelayanan yang tersebar.

Diungkapkannya, semua instansi dilibatkan dalam pengamanan arus mudik untuk kenyamanan masyarakat. Seperti patroli tetap dilaksanakan, personel Reskrim diturunkan untuk mengantisipasi tindak pidana yang mengganggu kenyamanan masyarakat.

Termasuk di jajaran polsek-polsek. Ada Pos Pam yang didirikan dalam Operasi Ketupat Musi terdapat di Simpang Pematang Panggang, Lempuing, KM 269 rest area dan KM 277 rest area serta posyan di Simpang Exit Tol Celikah.

“Semua Pos Pam dan Posyan ini menyiapkan vaksinasi COVID-19 bekerja sama dengan Puskesmas terdekat,” ujarnya.

Lanjutnya, di Pos Pam dan Posyan inilah personel dan berbagai titik lainnya siap membantu masyarakat saat arus mudik nanti. (feb)